Kamis, 21 Januari 2016

Perjalanan Kehidupan

       Kehidupan merupakan sebuah perjalanan menuju kehidupan yang kekal. Hidup di dunia hanya sementara. Bagaikan singgah disebuah gubuk yang nantinya ditinggalkan kembali. Nikmatnya kehidupan dunia, yang banyak orang menikmati dengan kemewahan dan segalanya. Sungguh membuat kita lupa akan kehidupan yang kekal. Kadang kita bertanya setelah kuliah, lulus kuliah, dapat kerja, nikah, punya anak dan segala macam harta yang kita usahakan dan kita miliki untuk memperjuangkan apa yang kita cintai. Cobalah berfikir sejenak akan makna kehidupan ini, untuk apa kita hidup, tujuannya apa, dan lain semacamnya.
      Secara logika kita sangat sulit bagaimana kita bisa tercipta ke dunia ini. Siapa yang membuat alam semesta ini, siapa yang menghidupkan manusia, hewan dan tumbuhan, siapa yang mengusai dunia ini dan mengendalikan alam semesta ini. Maka terdapat petunjuk kebenaran yang telah disampaikan oleh Sang Maha Kuasa melalui firmannya dalam Al-Qur'an, Tentang makna arti hidup sebagai berikut.
1. Hidup adalah Ibadah, arti hidup dalam Islam ialah ibadah. Keberadaan kita dunia ini tiada lain hanyalah untuk beribadah kepada Allah. Ibadah yang dimaksut adalah pengertian ibadah yang baik dan benar. Ibadah yang dimaksut bukan hanya solat, puasa, zakat, dan hadi tetapi semua aspek kehidupan secara lahiriyah dan batihiniyah.
Allah Subhannahu wa Ta'ala berfirman : 
Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” 
(QS Adz-Dzaariyaat:56)
2.Hidup adalah Ujian. Hidup merupakan sebuah ujian yang orang lain disebut sebagai test. Sama halnya dalam sebuah belajar disekolah yang didalamnya terdapat ujian kelulusan. Dalam islam ujian dalam hidup akan ditentukan yang lulus dan tidak lulus. Lulus mendapatkan surga dan yang gagal mendapatkan siksa di neraka. 
Allah berfirman :
 ”Allah yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (QS Al-Mulk [67]: 2 ) dan Allah akan menguji manusia melalui hal-hal sebagai berikut sesuai dengan QS Al Baqarah [2]:155-156, yaitu : “dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah- buahan, dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”.
      Maka setiap manusia yang hidup pasti mempunyai visi dan misi dalam mencapai sebuah tujuan agar lulus dalam ujian kehidupan dunia ini. Dalam visi dan misinya dibutuhkan semangat atau dorongan atau sering disebut motivasi. Motivasi yang datang dari dalam diri mempunyai daya semangat yang tinggi. Motivasi dapat merubah kehidupan manusia dari yang merayap menjadi berlari.


Tangsel, 21 Januari 2016